Selasa, 10 Januari 2017

troubleshooting lapisan aplikasi jaringan WAN

Troubleshooting Lapisan Aplikasi Jaringan WAN

1.       Hypertext Transfer Protokol (HTTP)
Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan InggrisTim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak perlu membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang. (Wikipedia, Protokol Transfer Hiperteks, 2015)
2.      Netware Inti Protokol (NCP)
NetWare Inti Protocol (NCP) adalah protokol jaringan yang digunakan di beberapa produk dari Novell, Inc. Hal ini biasanya berhubungan dengan client-server sistem operasi Novell NetWare yang awalnya didukung terutama stasiun client MS-DOS, tetapi dukungan kemudian untuk platform lain seperti Microsoft Windows, Mac OS klasik, Linux, Windows NT, Mac OS X, dan berbagai rasa Unix ditambahkan. NCP digunakan untuk akses file, print, direktori, sinkronisasi jam, messaging, perintah eksekusi jarak jauh dan fungsi layanan jaringan lainnya. Ini awalnya mengambil keuntungan dari konfigurasi jaringan yang mudah dan jejak memori sedikit dari IPX / SPX protokol stack. Sejak pertengahan 1990-an pelaksanaan TCP / IP tersedia. (Wikipedia, NetWare Core Protocol, 2016)

3.      Studi Kasus : jaringan lambat

Collision
Technology Ethernet yang sudah using seperti 10 Base2; 10Base5; dan 10Base-T, mereka menggunakan algoritma CSMA/CD yang menjadi sangat tidak efficient pada beban yang lebih tinggi. Performa jaringan ini akan menjadi turun drastis jika prosentase utilisasinya mencapai lebih dari 30% yang membuat jaringan menjadi sangat lambat. 

Bottlenecks
Beban user yang sangat tinggi untuk mengakses jaringan akan menyebabkan bottleneck jaringan yang mengarah pada kelambatan jaringan. Aplikasi yang memakan bandwidth yang sangat tinggi seperti aplikasi video dapat menyumbangkan suatu kelambatan jaringan yang sangat significant karena seringnya mengakibatkan system jaringan menjadi bottleneck (Grinsing, 2009)

4.      Studi Kasus : jaringan lambat II

Atur letak server
Anda perlu mengidentifikasikan aplikasi (khususnya aplikasi yang dengan beban tinggi) yang hanya diakses oleh satu departemen saja, dan letakkan server pada Switch yang sama dengan user yang mengaksesnya. Meletakkan resource jaringan yang sering diakses pada tempat yang dekat dengan pemakainya akan memperbaiki kinerja dan performa jaringan dan juga response time.

Gunakan gigabit backbone
Performa LAN juga bisa diperbaiki dengan menggunakan link backbone Gigabit dan juga Switch yang mempunyai performa tinggi. Jika system jaringan menggunakan beberapa segment, maka penggunaan Switch layer 3 akan dapat menghasilkan jaringan yang berfungsi pada mendekati kecepatan kabel dengan latensi minimum dan secara significant mengurangi jaringan yang lambat. (Grinsing, 2009)

5.       Login Response Time Terdegradasi
Real time system disebut juga dengan Sistem waktu nyata. Sistem yang harus menghasilkan respon yang tepat dalam batas waktu yang telah ditentukan. Jika respon komputer melewati batas waktu tersebut, maka terjadi degradasi performansi atau kegagalan sistem. Sebuah Real time system adalah sistem yang kebenarannya secara logis didasarkan pada kebenaran hasil-hasil keluaran sistem dan ketepatan waktu hasil-hasil tersebut dikeluarkan. Aplikasi penggunaan sistem seperti ini adalah untuk memantau dan mengontrol peralatan seperti motor, assembly line, teleskop, atau instrumen lainnya. Peralatan telekomunikasi dan jaringan komputer biasanya juga membutuhkan pengendalian secara Real time. (dwi, 2008)



6.      STUDI KASUS : KONEKSI SERVER TURUN

Terjadi Kerusakan Server atau Program Piranti Lunak Server
Walaupun kemungkinan kecil terjadi, kerusakan pada fisik server adalah sesuatu hal yang bisa terjadi kapan saja.  Power supply terbakar, hard disk bad sector, ram mati, kaber dimakan tikus, server kebanjiran, dan masih banyak lagi lainnya contoh-contoh penyebab terjadinya kerusakan piranti keras pada sebuat server website atau blog internet.  Selain kerusakan piranti keras, piranti lunak pun bisa juga terkena masalah seperti database error, file cms dirusak hacker, webserver crash, virus, dan lain sebagainya. (rendi, 1970)

7.      SERVICE MESSAGE BLOCK
Server Message Block disingkat SMB adalah istilah bahasa Inggris dalam teknologi informasi yang mengacu kepada protokol client/server yang ditujukan sebagai layanan untuk berbagi berkas (file sharing) di dalam sebuah jaringan. Protokol ini seringnya digunakan di dalam sistem operasi Microsoft Windows dan IBM OS/2. Sistem operasi berbasis UNIXjuga dapat menggunakannya dengan tambahan perangkat lunak yang disebut dengan SAMBA. (Wikipedia, Server Message Block, 2013)

Daftar Pustaka

dwi. (2008, September 12). RTS. Retrieved from dwi ishartono’s: https://dwiishartono.wordpress.com/2008/09/17/real-time-systemrts/
Grinsing, K. (2009, September 25). TROUBLESHOOTING. Retrieved from Sysneta: http://www.jaringan-komputer.cv-sysneta.com/masalah-jaringan-lambat
rendi. (1970, Januari 1). FAKTOR PENYEBAB SEBUAH WEBSITE/SITUS WEB/BLOG DOWN TIDAK DAPAT DIAKSES. Retrieved from ILMU PENGETAHUAN: http://www.organisasi.org/1970/01/faktor-penyebab-sebuah-website-situs-web-blog-down-tidak-dapat-diakses.html
Wikipedia. (2015, Oktober 25). Protokol Transfer Hiperteks. Retrieved from Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_Transfer_Hiperteks
Wikipedia. (2016, November 30). NetWare Core Protocol. Retrieved from Wikipedia: https://en.wikipedia.org/wiki/NetWare_Core_Protocol



NAMA:RIZKY YOWANDA
SEKOLAH:SMKI 1 BLITAR
MOTTO:GP


Tidak ada komentar:

Posting Komentar