Selasa, 20 September 2016

PERMASALAHAN LAYER APLIKASI LAN

PERMASALAHAN LAYER APLIKASI LAN
BY : RIZKY YOWANDA

APPLICATION LAYER
·         Ada beberapa fungsi penting dari application layer, yaitu:
    • Sebagai alat pengumpul informasi dan data yang dikrimkan melalui jaringan
    • Sebagai user interface dalam menampilkan data dan informasi (S.com, 2016)

·         TCP/IP
                   (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standarkomunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack (ocha, 2011)

·         DCHP
adalah kepanjangan dari Dynamic Configuration Host Protocol. DHCP adalah protocol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan local yang tidak menggunakan DCHP harus memberikan alamat IP kepada semua computer secara manual. (RIJAL.B, 2012)

·         FTP
(singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.
·         NFS (Network File System)
NFS umumnya menggunakan protokol Remote Procedure Call (RPC) yang berjalan di atas UDP dan membuka port UDP dengan port number 2049 untuk komunikasi antara client dan server di dalam jaringan. Client NFS selanjutnya akan mengimpor sistem berkas remote dari server NFS, sementara server NFS mengekspor sistem berkas lokal kepada client. (Agustya, 2013)

·         HTTP,HTTPS)

HTTP (Hypertext Transfer Protocol, adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (WWW).
Fungsi :
menjawab antara client dan server.
membuat hubungan TCP/IP ke port tertentu di host yang jauh (biasanya port 80). 
HTTPS adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Pada umumnya port HTTPS adalah 443.
Fungsi : HTTPS melakukan enkripsi informasi antara browser dengan web server yang menerima informasi. Memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers (penguping), dan man in the middle attacks.

·         TELNET(Telecommunication network)

Adalah terminal interaktif untuk mengakses suatu remote pada internet.
Fungsi : digunakan untuk mengakses remote host melalui terminal yang interaktif
 (NISA, 2011)

Daftar Pustaka

Agustya, K. (2013, januari 13). Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerja FTP. Retrieved from A-Blog: http://agustya-blog.blogspot.co.id/2013/01/pengertian-fungsi-dan-cara-kerja-ftp.html
NISA. (2011, JANUARI 16). PROTOKOL PADA LAYER APLIKASI. Retrieved from INFORMATION: http://smiley-nisa.blogspot.co.id/2011/01/protokol-pada-layer-aplikasi.html
ocha. (2011, januari 11). Pengertian TCP/IP. Retrieved from 0ch4's weblog: https://0ch4.wordpress.com/pengertian-tcpip/
RIJAL.B, A. (2012, januari 11). DHCP BESERTA FUNGSINYA. Retrieved from Perpustakaanku: http://perpustakaankuu.blogspot.co.id/2012/11/dhcp-beserta-fungsi-dhcp.html
S.com, D. (2016, februari 15). Fungsi Application Layer dan Protokol yang Bekerja pada Application Layer. Retrieved from DosenIT.com: http://dosenit.com/jaringan-komputer/teknologi-jaringan/fungsi-application-layer


BIODATA
NAMA    :RIZKY YOWANDA
KELAS    : XII K2
ABS         :26

MOTTO  :GP

Tidak ada komentar:

Posting Komentar